September 24, 2009

Hari Kemenangan dan Lain-lain

Puasa, Idul Fitri, dan berlebaran, selalu menyertai tahun demi tahun. Ya, layaknya Natal, Paskah, atau, Imlek, dan lain-lain, dia selalu dirayakan. Layaknya pula tahun baru, jika dirayakan tanpa kemeriahan, rasanya hampa saja. Maka dua hari Idul Fitri atau lebaran selalu disanjung dengan sebutan Hari Kemenangan. Kemenangan atas hawa nafsu jasmani yang sedikit aku sayangkan karena mungkin hanya berlaku selama satu bulan berpuasa. Bulan Ramadhan.

Hari-hari berlebaran yang belum lama lalu ini, aku lewati dengan berkeliling di sekitar wilayah Kota Yogyakarta. Kota yang mulai bergerak modern, namun masih kental dengan budaya tradisional ini memang manyuguhkan hal yang mungkin sedikit berbeda. Pawai kendaraan bermotor di jalan-jalan kota, tidak hentinya membunyikan klakson dan orang ramai menggemakan takbir bersama-sama. Tidak lupa mercon atau kembang api dinyalakan sebagai juga tanda telah datangnya hari kemenangan. Jalan-jalan utama kota Jogja malam itu cukup padat.