Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sleman mulai hari ini melakukan proses pelipatan kertas suara. Pelipatan kertas suara dikerjakan oleh sekitar 400 orang di Gedung Kesenian Sleman, Jl. Merbabu, Beran, Sleman Yogyakarta, Senin (02/03/2009).
"Sebelumnya pada bulan januari, kami mengadakan pembentukan pokja atau kelompok kerja untuk menangani pelipatan dan packing kertas suara, kami bentuk atas dasar perintah ketua KPU dan sudah diberi SK," ungkap Muhadi, Kepala Sub Bagian Umum KPUD Sleman.
Dijelaskan oleh Muhadi, 400 orang pekerja pelipat adalah masyarakat sekitar kantor KPUD Sleman. Perekrutan masyarakat sekitar juga bukan tanpa alasan. "Pekerjanya kami merekrut dari lingkungan sini, karena faktor keamanan, yang kedua faktor kedekatan karena perlu memenej waktu, yang ketiga mereka tahun 2004 sudah pernah melaksanakan, sehingga untuk memberikan arahan tidak mengulang lagi".
Ratusan tenaga pelipat kertas itu bekerja dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore, dengan upah Rp 75/lembarnya. Mereka dibentuk dalam 18 kelompok dengan jumlah maksimal dalam kelompok 25 orang. Penghasilan mereka tergantung dari banyaknya kertas yang berhasil mereka lipat setiap harinya.
Untuk KPUD Sleman sendiri, seluruh surat suara dan beberapa kelengkapan lainnya sudah tiba dan siap dioperasikan. Berdasarkan informasi dari proses pelipatan kertas, sampai siang ini diketahui ada beberapa lembar kertas suara yang sobek.
"Ini sementara yang sudah diketahui kebanyakan sobek, jumlahnya belum diketahui. Kerusakan sendiri bisa dari pabrik, tapi kalau dari kita akan kita jaga seminimal mungkin," ujar Muhadi.
Untuk mengantisipasi kerusakan karena kelalaian pekerja, alat pelipat kertas juga diperhatikan. "Dalam pelipatan saja pakai alat botol, atau alat yang memiliki permukaan halus, alat yang tidak berpotensi merobek kertas," kata Muhadi yang juga menjadi penanggungjawab proses pelipatan kertas.
KPUD Sleman sendiri menargetkan proses pelipatan kertas suara selesai pada tanggal 21 Maret 2009 mendatang. Namun, semua tergantung kepada sumber daya manusianya.
"Terget selesai tanggal 21 Maret, kalau kurang akan saya pacu dengan menambah jam kerja. Tapi kalau tanggal 20 sudah selesai ya sudah, tergantung SDM, tenaga pelipat itu, lincah tidak, ahli atau tidak," tandas Muhadi.(dny)
March 02, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 Comments:
Post a Comment