February 26, 2009

Hendarman Supandji: ICW Jangan Hanya Ngintip-ngintip Saja.



Tajamnya kritik Indonesia Corruption Watch (ICW) terhadap Kejaksaan Agung terkait prestasinya dalam pemberantasan korupsi, ditanggapi sinis oleh Jaksa Agung, Hendarman Supandji.

"Jangan ICW itu hanya ngintip-ngintip saja, lalu keluar membikin suatu pernyataan yang belum tentu benar," ujar Hendarman usai meresmikan Gedung Kantor Kejaksaan Tinggi Yogyakarta, Jl. Sukonandi No. 4, Yogyakarta (26/02/09).

Hendarman memaparkan, laporan kejaksaan kepada DPR terkait kasus korupsi meningkat lebih dari seratus persen. Sampai saat ini, jumlah laporannya meningkat dari 800 menjadi 1300. Dirinya juga menjelaskan sudah triliyunan uang negara yang mereka selamatkan.

"Ribuan meningkat laporan saya ke DPR itu dan diamini. Uang pengganti yang kita selamatkan, triliyun!!" seru Hendarman.

Dalam konferensi persnya, mantan Jaksa Tinggi Yogyakarta ini meminta kepada semua pihak untuk melihat lembaga kejaksaan lebih dalam lagi. "Faktanya seperti apa silakan cek, saya terbuka, masuklah, lihatlah, jangan mengintip-intip saja."

Kepada para kritikus Kejaksaan Agung, Hendarman pun balik mengkritik. "Mereka kan tidak lihat hasilnya, cobalah dilihat."

"Saya terimakasih dengan kritik, untuk membangun kejaksaan lebih kuat lagi di dalam pelayanan publik. Saya tidak alergi dengan kritik," tandas Hendarman.
(dny)

0 Comments: